Tugas Kelompok Budaya Nusantara Tentang Feomena Pacara di Tempat Umum


Ini adalah tugas kelompok yang saya buat saat masih duduk di bangku kuliah dulu, terkait mata kuliah Budaya Nusantara yang pada saat itu kelompok kami mengangkat tetang sebuah "Fenomena Pacaran di Tempat Umum" di Kota Bandung, yang saya sendiri lupa kenapa fenomena  macam begini yang bisa diangkat oleh kelompok kami hehe.

Nah setelah kami diberi waktu oleh Dosen pengampu matkul ini untuk membentuk sebuah kelompok atau team dalam membuat konten tugas ini, terbentuklah kelompok ini yang terdiri dari Mochammad Rosidin (a.k.a Hendy), Sergi Erza (a.k.a Sergi Lee), Senno Adhi Prakoso, Nanda Herlambang (a.k.a Dante), Khalif Haiqal, dan saya sendiri.

Dulu waktu masih duduk di bangku kuliah saat pelajaran Matkul Budnus (Mata Kuliah Budaya Nusantara) ini, kami memiliki tugas untuk membuat sebuah dokumentasi dalam bentuk video, yang kontennya dapat mengangkat atau membahas mengenai kasus-kasus yang meliputi sebuah hal-hal yang menjadi budaya disekitaran kita, dan pada saat itu rekan kami Hendy mengusulkan untuk mengangkat fenomena pacaran di tempat umum Kota Bandung.

Liputan mengenai Fenomena Pacaran di Tempat Umum ini yang kami buat merupakan permasalahan yang diangkat oleh tim kami, yang mengangkat latar belakang tentang 'Fenomena Pacaran di Tempat Umum' yang sering dilakukan oleh beberapa kawula muda atau anak" muda, pemuda-pemudi di Kota Bandung.

Berbagai tanggapan mengenai fenomena ini kamipun meminta beberapa pendapat yang ada di sekitaran tempat kejadian perkara (kasus kali ya hehe), untuk menanggapi hal-hal yang berkaitan dengan pembahasan konten kami tersebut, diantaranya dari seorang Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) sampai ke seorang guru ninja asal desa konoha, yang pernah ngajarin teknik ninja seorang Hokage Uzumaki Naruto (Coplayer doang elahhh, #lebay).

Menurut Pak Satpol PP selama bertugas, mengenai banyaknya anak muda yang pacaran di sekitaran itu "kalau diliat banyak mah, ya banyak, tapi dari pihak Satpol PP, Linmas (Perlindungan Masyarakat), selalu kita berikan pengarahan". Dan adapun tanggapan menurut guru Kakashi (a.k.a Cosplayer) "kalau dulu sih mungkin ga wajar, tapi kalau remaja-remaja sekarang mah wajar aja gitu, sering ngelihatnya juga".

Nah begitulah singkatnya mengenai tugas ini, dan jika tidak berkenan kami memohon maaf kepada manusia-manusia yang terekam didalam video ini, tentunya tidak ada maksud apa-apa dari video ini dibuat selain dalam rangka memenuhi tugas Matkul Budnus tersebut. Budaya Nusantara sekaligus memberikan pencerahan kepada sobat-sobat yang jika sedang berpacaran lihatlah situasi dan tempatnya ya, agar tidak menjadi tontonan ataupun omongan orang lain, dan menurut kalian apakah wajar, lebay, aneh atau biasa saja mengenai hal ini? Yuk berikan tanggapannya di kolom komentar hehe.

Untuk selengkapnya silahkan disimak video berikut ini, dan selamat menyaksikan :)